.

1 Februari 2011

Malam itu, ketika gue lagi asik nontonin band kesukaan gue, The Trees and The Wild, gue lihat dia duduk dan merokok. Gue agak kaget karena sebelumnya ngga menyangka bahwa dia ini perokok. Sedikitnya, orang ini dapet perhatian gue. Gue tau dia, gue tau kalo dia tau gue, dia tau kalo gue tau dia. Kita sama-sama tau, tapi tidak pernah menyapa, saling bicara, ataupun menatap barang sejenak. Kita asing.

Ternyata orang asing itu sekarang bisa nemenin gue kapanpun gue butuh.

Yang megang tangan gue waktu gue cerita sesuatu sambil nahan tangis, yang rela gue omel-omelin karena gue kedatengan bulan, yang siap bantuin gue saat gue memang benar-benar lagi kesusahan. Orang ini baik. Teman-teman kami lebih baik lagi karena telah mendoakan kami untuk segalanya yang baik.

Gue sangat menikmati setiap detik yang gue habiskan untuk hanya menatap matanya sebentar, memastikannya baik-baik saja, atau mungkin cuma sekedar memberikan seulas senyum.

Orang asing yang gue lihat sedang merokok ketika gue lagi nonton konser mini itu.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.